EUR/USD sedikit berubah pada posisi $1.0972, atau total sudah mengumpulkan perolehan sebanyak 1.4 persen minggu lalu. Euro telah turun hingga 5 persen terhadap Dolar AS sejak pertengahan Juni lalu akibat kekhawatiran terhadap Yunani dan perbedaan kebijakan moneter antara AS dan Eropa yang sangat signifikan. Namun, koreksi teknikal terhadap reli Dolar AS memberikan Euro sedikit ruang untuk mengambil napas pekan lalu.
Dolar juga menghadapi kondisi sulit yang serupa dalam menghadapi Yen, dengan melonjak hingga level tinggi enam pekan ke posisi 124.48 di awal pekan lalu tetapi langsung terhapus dengan kemerosotan serendah 123.62. Pekan sebelumnya USD/JPY berada stabil di angka 123.78.
Data Perumahan AS
Marc Chandler, Kepala Ahli Strategi Mata Uang di Brown Brothers Harriman, yang diwawancarai oleh CNBC, memperhitungkan bahwa Dolar akan tampak rentan dalam menghadapi Yen di tengah kekhawatiran terhadap peringatan verbal yang digaungkan oleh Pemerintah Jepang terkait depresiasi Yen lebih jauh.
"Kemunduran saham-saham AS dan penurunan yield obligasi mungkin akan membuat para trader jangka pendek menekan Dolar lebih rendah. Tetapi, menjelang rapat FOMC, support 122.90-123.10 yen mungkin akan membatasi selling," tulis Chandler.

ConversionConversion EmoticonEmoticon